Ini Jawaban Amien Rais Perihal Hak Angket dengan KPK

Jawaban Amien Rais – Ketua Majelis Kehormatan PAN Amien Rais menyebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lemah, sebab banyak kasus-kasus korupsi yang sampai saat ini tak mengerti penyelesaiannya.

“KPK itu lemah dan situasi lemah. Sehingga tidak usah katakan lemahkan KPK, sebenarnya wong lemah kok” papar Amien di Gedung DPR Jakarta Rabu ini.

Amien memberi tambahan sejumlah kasus yang belum dirampungkan KPK, layaknya kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), Bank Century, sampai RS Sumber Waras.

Pendapat Amien, pandangan sebagian pihak yang tunjukkan Panitia khusus (Pansus) Hak Angket berusaha melemahkan KPK justru salah. Seperti berita politik yang selama ini beredar

Amien menambahkan, kelemahan KPK terhitung terlihat dari penindakan terhadap sejumlah perkara bersama nilai kerugian puluhan dan ratusan juta.

“Sehingga kelemahan KPK telah terhadap titik jenuh. Kalau dia kuat, itu semua kasus telah selesai,” ujarnya.

Tidak Jadi Rapat

Pansus hak angket terhadap KPK batal melaksanakan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Amien Rais, hari ini, disebabkan sebab makalah yang dapat diberikan Amien tidak lengkap.

Selain itu, Pansus terhitung telah memiliki rencana rapat Wakil Kepala Polri.

Pantauan sebagian portal media, Amien sampai di gedung DPR pukul 13.40 WIB. Dia hanya berada di didalam ruang Pansus sepanjang 10 menit.

Ia langsung bergegas meninggalkan wilayah rapat didampingi oleh sebagian orang, tidak benar satunya Mantan Ketua Presidium Alumni 212 Ansufri Idrus Sambo.

Amien mengatakan, kedatangannya ke Pansus Angket KPK adalah inisiatif pribadi. Dia terasa tetap memiliki tanggung jawab sebagai eks Ketua MPR.

Beliau terhitung menilai mesti memberi masukan kepada Pansus Angket didalam menyelidiki KPK.

Menurut Amien, KPK merupakan lembaga adhoc yang telah memanfaatkan kewenangannya secara berlebihan.

Ia menilai, kerja KPK ke depan mesti dibatasi agar tidak merugikan semua pihak.

“Menurut aku KPK yang sepanjang ini sebagai ad hoc telah agak berlebihan. Memang mesti dibatasi” malah Amien

Amien mengklaim telah menyiapkan makalah yang berisi sejumlah fakta perihal bersama penyalahgunaan kewenangan KPK. Fakta itu dipercayai dapat membantu Pansus Angket didalam memberi gebrakan ke KPK.

Namun, didalam peluang itu, Amien mengaku, diperintahkan oleh Ketum PAN Zulkifli Hasan agar tidak membeberkan kenyataan itu kepada Pansus Angket waktu ini.

Amien berujar, Zulkifli kuatir kalau fakta itu diberikan saat ini dapat mengakibatkan kegaduhan baru di DPR pasca Ketua DPR Setya Novanto jadi tersangka oleh KPK.

“Ketua lazim aku (Zulkifli) menyatakan Pak Amien menunggu momentumnya. Tidak lama ini Pak amien menggebrak KPK, jangan-jangan tambah malah gaduh. Jadi aku dengarkan apa kata Ketu lazim saya,” paparnya.