Momen hari pahlawan panen sejumlah ruko di Kampung Pulo Wonokromo

Kampung Pulo Wonokromo kerap disebut dengan kampung pahlawan. Bukan karena banyak tokoh pahlawan berasal dari tempat tersebut, melainkan kampung ini selalu jadi jujugan saat hari Pahlawan.

Tepatnya di RT 1 RW 7 Kelurahan Wonokromo Kecamatan Wonokromo. Warga kampung ini kompak membuka usaha menjual baju pahlawan dan pejuang untuk meramaikan momen hari nasional yang diperingati setiap tanggal 10 November.

Jelang hari pahlawan sudah banyak warga yang datang ke kampung ini untuk berburu pakaian pahlawan dan ala pejuang. Hal ini membuat berkah bagi warga kampung Pulo Wonokromo.

Ia memiliki tiga stan yang dibuka berjajar di Pulo Wonokromo dan Raya Wonokromo. Meski bukan stan yang besar, namun stannya cukup ramai didatangi oleh warga yang mencari kostum pejuang. (Baca Juga : clambykaospolos)

Dalam berjualan, Nur Sam mengaku ada sebagian yang diproduksi sendiri dan ada pula yang didatangkan dari tempat lain. Ia sendiri memproduksi untuk kostum tentara berbahan kaos.
“Nggak semua bikin sendiri. Kalau saya yang kaos saja. Yang lain kulakan ke tempat lain,” kata Nur. Sengaja memiliki produksi kaos tentara lantaran bahannya tidak ribet dan bisa diperoleh dengan mudah.

Ia dan beberapa pegawainya menjahit sendiri kaos tersebut untuk kemudian dijual. Menurutnya hal tersebut lebih murah dan menguntungkan.

Di Pulo Wonokromo setidaknya ada lebih dari 20 warga yang membuka usaha berjualan baju seragam pahlawan dan pejuang. Mereka berjualan di pinggir jalan raya dan ada beberapa yang berjualan di dalam gang kampung.

Ada beberapa jenis baju pejuang dan pahlawan yang disedikan di kampung Pulo Wonokromo. Ada yang satu stel baju tentara, polisi, pejuang, tokoh pahlawan, atau pun baju satu set lengkap dengan aksesorisnya.

Jika untuk kualitas dibawahnya dijual dengan harga Rp 150 ribu. Namun jika beli satu stel dengan atasan bawahan saja, dikatakan Nur Sam lebih murah. Hanya Rp 150 hingga Rp 200 ribu.

Menurutnya yang paling laris saat ini adalah pakaian profesi tentara dan pejuang veteran. Sebab jika momen Pahlawan yang biasa dijadikan kostum adalah para veteran dan pejuang perang kemerdekaan.

Toh, kalaupun ada yang belum laku, makan barang teraebut bisa dijual di luar bulan November. Sebab warga di siini beejualan kostum Pahlawan bukan profesi musiman melainkan profesi tetap dari warga.

Hal serupa pun disampaikan oleh Nur Laila, penjuang toko di Pulo Wonokromo. Kebanyakan masyarakat yang memakai kostum pahlawan dan pejuang di sini yang anak-anaknya di sekokah dapat tugas untuk berkarnaval dan berkostum pahlawan. Bagi anda yang tengah mencari vendor kaos polos kunjungi di jual kaos polos bandung.