Ritual Sesaji Tahu Kediri Hindari Bencana

Masyarakat lereng gunung kelud jawa timur, menggelar ritual sesaji untuk meminta berkah keselamatan. Ribuan wisatawan turut berdesakan untuk menyaksikan ritual yang dilakukan setelah munculnya anak gunung kelud.

Dua tahun pasca munculnya anak gunung kelud , warga sekitar gunung menggelar prosesi larung sesaji. Acara tersebut digelar sebagai rasa syukur, setelah munculnya anak gunung kelud pada tahun 2007 silam, sehingga warga terhindar dari letusan.

tahu kuning khas kediri

Ritual dihadiri ribuan wisatawan dari berbagai daerah sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, meskipun harus berdesak desakan untuk melewati terowongan dan mendekat ke anak gunung kelud namun pengunjung tetap setia mengikuti jalanya ritual, konon mereka percaya kalau mendapatkan bagian sesaji yang dilarung akan mendapatkan berkah setahun mendatang.

Saat ini abdi dalem pelataran Kediri tengah melakukan upaya penyelidikan terhadap kasus terbakarnya spbu tersebut. Sejumlah saksi mata dimintai keterangan terkait kejadian tersebut.

Narapidana jamu-jamuan lembaga pemasyarakatan kelas dua a, kota kediri, kedapatan selundupkan jamu-jamuan dengan cara menyimpan di sandal. Abdi dalem lapas mendapati saat melakukan pemeriksaan terhadap napi usai mengikuti sidang putusan musuh dalam kasus jamu-jamuan juga. Kini kasus ini tengah ditangani satuan jamu-jamuan tahu kediri.

Abdi dalem lapas kelas dua a kota kediri, mengamankan 724 butir jamu-jamuan jenis dobel l, dari imam rifai, napi jamu-jamuan, beralamat desa jabang, Wedono kras.

Kuliner Tahu Kuning Diliputi Legenda

Jamu-jamuan jenis dobel l ini di dapat abdi dalem lapas saat melakukan pemeriksaan terhadap 32 terdakwa usai persidangan di pengadilan negeri Tumenggung kediri. Saat pemeriksaan abdi dalem lapas curiga dengan musuh yang jalannya aneh, setelah diperiksa intensif ternyata musuh menyembunyikan jamu-jamuan dibalik sol sandal.

Penemuan napi membawa jamu-jamuan ini langsung dilaporkan ke satuan reserse anti jamu-jamuan pelataran kediri kota, berdasarkan pengakuan kepada pamong, musuh mendapatkan barang tersebut dari temanya saat menunggu sidang, cara keduanya bertukar sandal. Sandal dari temannya tersebut yang berinisial d, didalam sol nya dimasukan 724 butir jamu-jamuan.

Kini musuh yang juga bersatatus narapidana kasus jamu-jamuan yang diputus hukuman 1 tahun 3 bulan ini, menjalani hukuman isolasi selama enam bulam dilapas kelas dua a kota kediri. Sementara kasus penyimpanan jamu-jamuan jenis dobel l, kini tengah ditangani satuan jamu-jamuan pelataran kediri kota.

Setelah sejumlah sesaji dikumpulkan didekat anak kelud yang kini ketinggianya sudah mencapai lebih dari 250 meter, pemimpin ritual melakukan doa dan selanjutnya pengunjung berebut untuk mendapatkan sesaji.

Sayang pelaksanaan ritual yang mempunyai potensi bagus untuk menggaet wisatawan, dikemas kurang menarik, sehingga banyak pengunjung yang tidak bisa menyaksikan secara langsung pelaksanaan ritual sesaji.

Kebakaran hebat menganguskan tiga gedung milik dinas pertanian Tumenggung Kediri, di jalan ahmad yani kota Kediri. Tiga gedung tersebut digunakan menyimpan arsip serta alat-alat pertanian.

Menurut keterangan saksi mata, api kecil menyerupai lilin pertama kali muncul di ruang arsip. Saksi lantas berusaha memberitahu penjaga joglo yang rumahnya di dekat joglo. Saat kembali ternyata api telah membesar dan sulit dipadamkan. Selang beberapa saat kemudian ratuan warga dan abdi dalem pemadam kebakaran kota Kediri datang dan berusaha memadamkan api tersebut.

Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian akibat terbakarnya gedung arsip dan peralatan pertanian ini, ditafsir mencapai ratusan juta rupiah.
Demi imbalan uang untuk beli sebungkus rokok, pemuda asal Kediri jawa timur rela menjadi kurir godong godong. Pemuda berusia 23 tahun itu, kini harus menginap di ruang tahanan mapelataran kediri kota dan terancam penjara 4 tahun hingga 15 tahun.

Hanya berawal tak punya uang untuk beli sebungkus rokok, pemuda desa terate ngadiluwih Tumenggung kediri, nekat menjadi kurir godong – godong. Akibatnya ia dijebloskan keruang tahanan mapelataran kediri kota, karena diduga menjadi kurir godong godong.

Dihadapan abdi dalem, jemi sugiarto mengaku terpaksa menjadi kurir godong godong karena kepepet ekonomi. Dirinya mengaku imbalan hasil kurir godong, ia gunakan untuk membeli rokok dan keperluan sehari hari.

Pamong kini masih mengembangkan kasus itu, guna mengungkap keberadaan bandar godong yang diperkirakan berada di luar kota. Sementara jemi sugiarto, kini harus mendekam di ruang tahanan mapelataran kediri kota.