7 Cara Sederhana Kurangi Polusi Dalam Rumah

Cara Mudah Mengurangi Polusi Udara di Dalam Rumah

Hampir 90% waktu kita dihabiskan di dalam ruangan, entah itu di rumah, di tempat kerja, maupun di dalam kendaraan. Melihat hal tersebut maka penting bagi kita untuk menjaga kesehatan udara dalam ruangan. Perlu kita sadari bahwa polusi udara dalam ruangan adalah hal yang telah terjadi sejak dulu dan bukan merupakan hal baru. Itu dapat dibuktikan dengan melihat pada jasad mumi yang ternyata paru-parunya menghitam karena banyaknya menghirup polusi.

Cara Mudah Mengurangi Polusi Udara di Dalam Rumah

Pada jaman dahulu polusi udara dihasilkan dari pembakaran yang dilakukan manusia. Manusia gua pada jaman dahulu telah membakar kayu, gambut, hingga batubara untuk mendapatkan kehangatan. Itu lah yang menyebabkan adanya polusi dalam ruangan gua.

Di jaman modern ini polusi udara sudah semakin banyak, melalui asap rokok, asap kendaraan bermotor, asap dari pabrik serta limbah-limbah udara lainnya. Tidak bisa kita hindari asap-asap ini masuk ke dalam rumah kita. Meski tidak bisa kita hilangkan, setidaknya kita bisa mengurangi polusi udara dalam rumah dengan 7 cara berikut ini.

  1. Bukalah jendela untuk meningkatkan sirkulasi udara. Penting juga untuk menggunakan kipas angin tambah di dapur agar udara cepat berganti karena ternyata tingkat nitrogen dioksida di dapur bisa sangat tinggi dan berbahaya seperti polusi di jalanan.
  2. Jangan merokok di dalam ruangan yang tertutup. Sirkulasi udara yang sulit membuat asap rokok tidak bisa keluar dan akibatnya akan terus menerus dihisap oleh penghuni ruangan. Selain rokok ternyata Lilin juga sangat berbahaya ketika dinyalakan di ruangan tertutup.
  3. Pilihlah lantai yang keras agar mudah dibersihkan sehingga tidak ada kotoran-kotoran seperti debu yang tertinggal. Selain itu rutinkan mencuci karpet lantai ada agar tidak menjadi sarang polusi seperti debu dan polusi udara lainnya.
  4. Jagalah kelembapan pada level 30%-50%. Udara yang terlalu lembab dapat menyebabkan tumbuhnya jamur. Usahakan tempatkan ventilasi yang tepat di kamar mandi karena jika terlalu lembab biasanya jamur akan sangat mudah tumbuh.
  5. Siapkan keset di depan pintu masuk rumah anda untuk menjegah kotoran yang terbawa oleh kaki. Usahakan selalu melepas sepatu atau alas kaki apapun ketika masuk rumah.
  6. Kurangi penggunaan produk penyegar ruangan yang mengandung limonene, yaitu yang memberikan bau jeruk lemon.

Sebuah studi NASA bersama University Of York untuk BBC melaporkan bahwa Tanaman dapat mengurangi kadar Formaldehida di dalam ruangan. Maka tempatkan lah tanaman hias di ruangan atau rumah anda.

Baca tips tentang rumah lainnya di http://griyakuindahselaras.com/