Merantau di Masjid Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Provinsi Sumatera Selatan

Merantau di Masjid Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Provinsi Sumatera Selatan

Merantau di Masjid Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Provinsi Sumatera Selatan

Kurang dari satu minggu Narto, Hendra dan Dito akan berangkat ke Sumatera Selatan belum tahu pasti dia akan berada ditempat mana nanti yang jelas dia hanya mengikuti kakak Narto yang sudah sukses berada di Ogan Komering Ulu. Semua barang barang bawaan sudah dipersiapkan restu kepada kedua orang tua juga sudah tinggal menunggu waktu keberangkatan mereka saja. Informasi ini didapat narto saat duduk di pelataran Masjid tiba tiba handphon njadulnya berbunyi setelah dilihat ternyta telpon dari kakak nya yang sudah lama tinggal di Sumatera. Kakaknya mengabarkan meminta untuk narto yang sudah selesai SMA ikut dengannya di Sumatera daripada di Jawa susah cari tempat kerja makanya dia mengajak saja adiknya ini untuk berangkat ke Sumatera sekalian mencari nafkah disana. Kebetulan produsen roti disana sedang membuka lowongan kerja untuk tiga orang, kemungkinan kerjanya nanti akan sebagai distribusi roti saja dan mendengar kabar itu Narto mengajak teman teman lamanya yang memang sama sama kesulitan mencari kerja di Jawa.

Sepulang dari Masjid Narto langsung menghubungi dua teman lainnya dan memberikan tawaran pekerjaan dari kakaknya itu untuk ikut dengan dia. Karena ketiganya ini adalah kawan lama yang sudah tidak bisa dipisahkan lagi sejak mereka di bangku MTS mereka selalu saja bersama, berangkat sekolah bersama pulang juga sama. Bahkan memilih kelas saja mereka juga menentukannya dengan bersama sama agar tidak terpisahkan katanya. Makanya itulah ketika narto mendapat tawaran dari kakaknya yang dapat dia ambil telpon dari pelataran Masjid itu Narto ingin mengajak teman temannya untuk sama sama mengais rejeki di Sumatera. Mereka di ajak untuk merantau di sana siapa tahu rejeki mereka ada disana. Makanya dia kedua temannya untuk segera mengambil keputusan dan Narto tunggu di Masjid janjian untuk ketemu disana agar mudah mendiskusikannya. Kalau narto sudah pasti mendapatkan restu karena ada kakaknya disana tapi dia juga harus menunggu dulu di Masjid  itu sampa kedua temannya datang.

Karena tidak lama lagi akan berangkat sudah barang pasti ini akan menjadi langkah ketiga teman karib ini untuk meninggalkan pulau jawa. Ini adalah pertama bahkan mereka ini tidak pernah atau belum pernah meninggalka daerahnya dari kecil karena sekolahnya pun tetap saja di daerah situ saja tidak pernah pergi kemanapun. Karena inilah makanya mereka cukup bingung untuk menyiapkan barang apa saja yang akan dibawa kesana. Kedua teman narto sudah sepakat untuk berangkat tiket bus sudah didapatkan untuk menuju Sumatera kini tinggal menungg hari saja keberangkatan mereka akan meninggalkan tempat tinggal yang belum pernah mereka tinggalkan ini.