Raja Ampat Alami dan Ilmiah. . .

Selalu ada dimensi yang lain dari setiap fenomena alam. Dibalik warna-warni terumbu karang Raja Ampat Alami dan Ilmiah itu muncul dengan pesonanya yang lain. Pesona ini hanya akan ditagkap oleh mereka yang terlahir teliti dalam melihat fenomena. Sisi ilmu pengetahuan pas buat membongkar alam Raja Ampat ini.

Penelitipun terpesona untuk melakukan riset yang mendalam, demi membuat sistem pengetahuan yang layak dibaca banyak orang dari negeri yang bernama Raja Ampat https://www.rajaampatholidays.com .
Jika kita lihat begitu saja tanpa harus menyelam dan masuk ke laut dalam, semua isi laut dangkalnya sudah terlihat jelas oleh anda dan itu sudah representasi sebagian besar isi laut dalamnya. Kelompok ikan-ikan kecil sepertinya menari indah dan pamer tubuh mereka. Nyanyian ombak yang damai dalam tenang, merangsang untuk bertanya lebih jauh apa yang disembunyikan alam ini jauh dibawah permukaan lautnya. Raja Ampat Alami dan Ilmiah sungguh memberikan mereka kesempatan untuk dieksplorasi dan di ekploitasi dengan tingkat bijak yang tinggi. Padu padan yang harmoni ikan-ikan dengan karang yang menawan adalah surga yang menjanjikan. Lalu bagaimana menjelaskannya dalam bentuk data berdasar temuan yang empirik ?

Rasa penasaran Raja Ampat Alami dan Ilmiah diakui secara gamblang oleh seorang ahli karang, Dr. John Veron. Dia dengan ilmiah bahkan pernah menyebutkan dalam penelitiannya bahwa Raja Ampat mempunyai 450 jenis karang. Semua dari jumlah itu teridentifikasi masih dalam kondisi berkembang sangat baik alias sempurna. Akan halnya dengan temuan sebuah lembaga Conservation International (CI) yang join dengan Lembaga Oseanografi Nasional (LON) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang melakukan sebuah riset ilmiah di tahun 2001 dan 2002 silam. Hasil riset sungguh mantap, bahwa Raja Ampat memiliki nyaris 75% dari jenis terumbu karang yang ada di seluruh perairan di dunia. Selain itu, perairan Raja Ampat adalah tempat tinggal dari 1000 lebih jenis ikan karang dan 700 jenis Moluska. Singkat kata Raja Ampat itu hanya satu dan satu – satunya. . .
Wilayah Laut Raja Ampat meliputi lebih dari 85% dari keseluruhan area Raja Ampat. Kondisi ini berbanding terbalik dengan wilayah daratannya. Hal ini tentu saja menjadi daya tarik tersendiri bagi Raja Ampat, khususnya di mata para penyelam. Adapun titik penyelaman yang terkenal di Raja Ampat antara lain adalah Cape Kri yang tidak jauh dari pulau Mansuar, Blue Magic yang mempunyai karang indah, atau wilayah perairan sekitar pulau Arborek yang merupakan habitat Ikan Pari Manta. Spesies ikan yang hidup di perairan ini melebihi jumlah spesies hewan daratnya. Para penyelam dunia begitu mencintai Raja Ampat karena kekayaan hayati yang dimiliki surga bawah lautnya hingga menyebut Raja Ampat sebagai Surga Bawah Laut Dunia. Banyak spesies hewan laut unik seperti wobbegong (sejenis ikan sotong/cumi-cumi), kuda laut mini, atau bahkan ikan-ikan besar seperti Hiu, Ikan Pari Manta, dan Ikan Duyung yang legendaris. Para penyelam juga sering menemukan dan berenang dengan kumpulan ikan Tuna, Giant Trevaly, atau Snappers. Bahkan, ikan berbahaya seperti Barakuda pun seringkali menemani para penyelam ketika menikmati indahnya ekosistem bawah laut Raja Ampat.